6 Pertanyaan Menakutkan saat Interview, APA JAWABANMU ?




Sesi interview dalam sebuah proses melamar pekerjaan kerap menjadi tahap yang menakutkan bagi para pencari kerja. Terutama bagi mereka yang masih berstatus Fresh graduated Gugup, tangan berkeringat, dan otak mendadak mampet kerap dirasakan oleh mereka yang akan melakukan sesi interview.

Namun pihak HRD punya daftar pertanyaan yang menguji pelamar untuk ditanyakan saat melakukan interview dengan pertanyaan yang sedikit mendesak dan seberapa besar kesungguhannya jika diterima diperusahaan tersebut. 

Dengan demikian, Anda bisa menyiapkan jawaban dengan baik sehingga memberi kesan positif bagi  perusahaan. Untuk membantu Anda mempersiapkan diri ketika akan melakukan interview.



1. Bagaimana Anda mendeskripsikan diri Anda dalam 3 kata?
Pertanyaan jenis ini ditujukan untuk mengetahui karakter Anda. Waktu wawancara yang singkat tidak bisa Anda habiskan untuk menceritakan diri Anda panjang lebar. Dengan 3 kata yang mendeskripsikan diri Anda, pewawancara telah memiliki bayangan siapa diri Anda dan bagaimana Anda menilai diri sendiri.

Pilihlah 3 kata yang menjadi unggulan Anda dan berhubungan dengan pekerjaan yang sedang Anda lamar. Jika Anda melamar posisi sebagai web designer, sebutkan karakter yang berhubungan dengan pekerjaan seperti kreatif, responsif dan lain sebagainya. Namun, jangan menyebutkan kata kreatif apabila Anda melamar pekerjaan sebagai akuntansi.


2. Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini?

Pewawancara mengajukan pertanyaan ini untuk mengetahui sebesar apa keinginan Anda untuk bekerja di perusahaan tersebut. Paling tidak Anda mengetahui profil perusahaan itu, sejarah, filosofi, dan visi, misi serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh perusahaan yang Anda lamar.

Jangan pernah Anda membandingkan perusahaan yang Anda lamar dengan perusahaan tempat Anda bekerja sebelumnya. Hal lain yang harus Anda hindari adalah memberikan jawaban negatif seperti masalah-masalah yang sedang dihadapi perusahaan, pendapat yang kurang baik tentang perusahaan, dan lain sebagainya.


Tekankan pada keunggulan perusahaan dan tunjukkan minat Anda terhadap keunggulan-keunggulan tersebut.


3. Mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan ini?

Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui seberapa besar keinginan Anda berkontribusi pada perusahaan dan sejauh mana Anda mengetahui perusahaan yang Anda lamar. Hindari menjawab karena ingin gaji tinggi, karena tidak nyaman di tempat kerja yang dulu, atasan yang keras dan bersikap semena-mena, serta masalah lainnya yang Anda hadapi di perusahaan sebelumnya.

Tentu saja ada alasan-alasan positif lainnya yang mendorong Anda untuk mengirimkan surat lamaran dan CV ke perusahaan tersebut. Jawablah dengan jujur bahwa Anda memiliki sikap yang positif dalam bekerja baik bersama team maupun bekerja sendiri, dapat dihandalkan, memberikan kontribusi yang positif untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan


4. Hal apa yang paling membanggakan dalam karier Anda?

Saat pewawancara memberikan Anda pertanyaan ini, mereka ingin mengetahui apa yang Anda benar-benar minati dan perasaan positif Anda terhadap pekerjaan. Mendeskripsikan tentang proyek yang Anda banggakan menunjukkan bagaimana Anda menyelesaikan sebuah pekerjaan.

Namun, Anda harus perhatikan bahwa tidak semua proyek membanggakan harus diceritakan. Pilihlah hal membanggakan yang berhubungan dengan pekerjaan yang sedang Anda lamar. Tunjukkan bahwa keterampilan terbaik Anda dapat pula menjadi kontribusi yang baik untuk perusahaan saat Anda menjadi karyawan.


5. Jika Anda diterima, berapa lama Anda akan bekerja di perusahaan ini?

Pertanyaan ini bisa menjadi pertanyaan yang sulit dan menjebak. Tentu, manajer yang akan merekrut Anda ingin tahu seberapa besar keinginan Anda untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Jangan pernah menyebutkan angka, berapa tahun Anda akan bersama mereka. Buatlah jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda tertarik berkarier bersama perusahaan untuk mencapai target bersama.



6. Mengapa Anda meninggalkan pekerjaan sebelumnya?

Pertanyaan jenis ini diberikan oleh pewawancara karena mereka ingin tahu track record Anda di pekerjaan sebelumnya. Tentu ada alasan yang melatarbelakangi mengapa Anda mengajukan surat resign di sebuah perusahaan dan mencari pekerjaan baru. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya tidak menyebutkan konflik pribadi.

Jangan berfokus pada masalah yang membuat Anda mengundurkan diri, tetapi jawablah dengan alasan bahwa Anda ingin mencari posisi yang lebih baik dan sesuai dengan keterampilan Anda. Tunjukkan bahwa Anda memiliki keinginan yang besar untuk lebih berkembang di perusahaan yang sedang Anda lamar.



0 Response to "6 Pertanyaan Menakutkan saat Interview, APA JAWABANMU ?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel